Pencemaran Sungai Kuantan Disorot Nitizen Pacu Jalur,  Peti di Pulau Tempurung Hulu Kuantan Dirazia

Pencemaran Sungai Kuantan  Disorot Nitizen Pacu Jalur,  Peti di Pulau Tempurung Hulu Kuantan Dirazia
Razia Peti di Puiau Tempurung Lubuk Ambacang

TELUK KUANTAN - Sungai Kuantan sebagai lokasi pacu jalur tengah menjadi sorotan dunia pasca efek Dhika Aura Farming.

Beberapa soalan yang menjadi keprihatinan warganet dan nitizen, kondisi air sungai Kuantan yang sangat keruh akibat aktifitas penanambangan emas tanpa izin ( Peti ). Masalah lain keberadaan sampah diarena pacu jalur dan disungai Kuantan.

Tindakan tegas dilakukan jajaran Polres Kuantan singingi atau Kuansing terhadap Peti disepanjang sungai Kuantan. Termasuk dikawasan Pulau Tempurung desa Lubuk Ambacang kecamatan Hulu Kuantan yang selama ini terkesan tidak terjamah aparat hukum.

Penertiban Peti dilokasi ini dipimpin Kapolsek Hulu Kuantan AKP Pardomuan Aris Suranta SH MH bersama personel gabungan TNI-Polri. 

Meskipun saat razia tidak ditemukan aktivitas Peti saat itu, tim berhasil menemukan sisa peralatan tambang yang juga langsung dimusnahkan.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi aktivitas Peti yang merusak lingkungan dan mengancam keselamatan warga. Langkah tegas seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala. Saya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika menemukan adanya kegiatan Peti di sekitar tempat tinggal mereka,” ujar AKBP Raden Ricky, Kamis (24/7/25).

Selain tindakan represif, kata Raden Ricky, pihaknya akan mengedepankan pendekatan persuasif dengan menggandeng tokoh masyarakat dan instansi terkait guna mencegah masyarakat terlibat dalam kegiatan ilegal ini.

Penertiban Peti butuh dukungan semua pihak termasuk masyarakat sendiri. Tidak hanya dilakukan oleh aparat kepolisian saja. Polres Kuansing di bawah komandonya, tetap akan melakukan tindakan tegas di lapangan.

Sebelumnya jajaran Polres juga merazia Peti yang ada disungai Kuantan yang beroperasi di Cerenti, Sentajo Raya dan tempat lainnya. Hampir disepanjang sungai Kuantan terdapat aktifitas Peti yang perlu ditertibkan.

Sebelumnya Bupati Kuansing H Suhardiman Amby juga gerah melihat aktivitas Peti yang terjadi di sepanjang Sungai Kuantan. 

Padahal ivent pacu jalur sudah digelar dan puncaknya di Tepian Narosa Telukkuantan, 20-24 Agustus 2025 mendatang.

Dengan viralnya pacu jalur ditingkat dunia, sejumlah tamu penting negara, seperti menteri, duta besar negara sahabat, YouTuber mancanegara dan wisatawan asing lainnya akan ramai datang ke Kuansing. 

Namun sungai Kuantan yang keruh dan kotor menjadi pemandangan  yang tidak nyaman dilihat.

Oleh karena itu, Suhardiman Amby meminta Kapolres Kuansing untuk bisa melakukan penertiban Peti terutama yang melakukan aktivitas di sepanjang Sungai Kuantan.

‘’Saya berharap Peti bisa bersih di sepanjang Sungai Kuantan. Minimal, saat penyelenggaraan iven pacu jalur ini pak Kapolres,’’ ujar H Suhardiman Amby, Ahad (20/7/25).

Selain itu, di musim kemarau sekarang, masyarakat juga tidak dapat menggunaoan air sungai untuk mandi lagi. Sementara banyak sumur warga yang sudah kering tak berair. ( nto )

Berita Lainnya

Index